Minggu, 09 Juni 2013

Kerja Tak Produktif karena Kebiasaan Buruk


Kebiasaan buruk di tempat kerja, terutama terkait pola makan, bukan hanya mengancam kesehatan tapi juga mengurangi produktivitas kerja. Dengan kata lain, tugas sederhana yang semestinya bisa diselesaikan dalam waktu singkat justru tuntas lebih lama karena menurunnya produktivitas kerja akibat kebiasaan buruk ini.

Pakar nutrisi, Amanda Hamilton menyontohkan kebiasaan makan di meja kerja dengan alasan untuk menghemat waktu atau menyelesaikan pekerjaan lebih cepat justru membawa dampak buruk. Kebiasaan seperti ini justru membuat seseorang menjadi kurang produktif.

"Melakukan hal kecil untuk menjaga otak dan tubuh aktif adalah hal yang penting," ungkapnya.

Beberapa kebiasaan sederhana terkait pola makan yang bisa dilakukan di kantor di antaranya mengonsumsi makanan ringan yang sehat, seperti buah atau camilan dari bahan kacang-kacangan. Makanan jenis ini mampu menyeimbangkan asupan protein dan karbohidrat dan menjamin asupan nutrisi yang sulit didapat seperti selenium dan seng.


Untuk menunjang produktivitas kerja, jangan pernah meninggalkan kebiasaan baik seperti banyak minum air dan menghirup udara segar. Sayangnya kedua hal ini kerap terlupakan lantaran terlalu sibuk bekerja.

Agar tetap sehat fisik mental meski sibuk bekerja, berikut kiat dari Amanda:

* Usahakan untuk selalu minum sepanjang hari. Kebiasaan ini mencegah dehidrasi sehingga bisa membantu Anda lebih konsentrasi bekerja, selain juga mencegah munculnya kerutan pada kulit Anda. Jadi, selalu siapkan botol minuman di meja kerja dan pastikan mudah dijangkau tangan Anda.

* Pikiran bekerja lebih baik jika tubuh diberi kesempatan beristirahat. Saat waktunya istirahat tiba, sempatkan berjalan kaki selama 5-10 menit setiap beberapa jam sekali. Anda bisa melakukan kebiasaan jalan kaki dengan memanfaatkan waktu istirahat makan siang. Selain membakar kalori, kebiasaan jalan kaki juga membuat pikiran lebih segar.

* Tak ada salahnya mengonsumsi teh atau kopi saat bekerja, tapi hati-hati jangan menjadi ketergantungan. Dua atau tiga cangkir sehari merupakan batas aman untuk kebanyakan orang. Idealnya, berhenti mengonsumsi kafein di atas jam empat sore agar Anda bisa lebih rileks menjelang petang.

* Simpan makanan ringan yang sehat di laci meja kerja Anda, untuk Anda konsumsi pada waktu snacking sekitar pukul 10:00 atau 15:00-16:00. Snacking punya peran penting terhadap fisik Anda terutama mengontrol gula darah.

* Perhatikan kandungan dalam makanan Anda. Pilih makanan dengan bahan baku yang membuat Anda kenyang lebih lama.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Aisley Harriott Cup Soup pada 2.500 orang Inggris mengungkapkan bahwa makan di meja kerja adalah hal yang paling mengganggu bagi karyawan lainnya, seperti dilansir Daily Mail (22/11).

Selain itu, peneliti juga menemukan 10 hal yang dianggap paling mengganggu di tempat kerja lain, berikut ini.

1. Berisik saat makan di meja kerja
2. Rekan kerja yang berantakan
3. Rekan kerja jorok
4. Bau makanan
5. Keterlambatan
6. Tidak mendengarkan
7. Suka menggosip
8. Suara 'klik-klik' bolpoin
9. Dering telepon atau melakukan pembicaraan pribadi lewat telepon.
10. Sering mengeluh tentang sakit.

Beberapa hal di atas disebut sebagai hal-hal paling mengganggu bagi karyawan di tempat kerja. Hindari hal-hal tersebut jika tak ingin dijauhi rekan kerja Anda.

Sumber : female.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar