Jumat, 07 Juni 2013

Kebiasaan Makan Banyak di Pagi Hari, Sehatkah?


Kebiasaan makan 1 atau 2 kali dalam porsi besar, seperti yang Anda lakukan, hanya makan pagi, bisa 2 piring sekaligus, sering saya lihat sekarang ini. Karena kesibukan, tidak ada waktu, malas ke dapur, tidak mau antre lama, atau pergi ke restoran berulang-ulang menjadi alasan mereka punya kebiasaan seperti itu

Walaupun sementara ini Anda tidak merasa ada keluhan terkait kebiasaan ini, dari aspek kesehatan sebenarnya tidak baik.

Pola makan seperti ini memberikan beban yang berlebihan terhadap sistem pencernaan Anda. Ibaratkan mesin penggiling, dia harus bekerja memproses makanan itu sekaligus dalam jumlah yang besar. Akibatnya, tubuh harus mengeluarkan asam lambung, dan enzim pencernaan lainnya dalam jumlah yang lebih besar pula.

Aliran darah ke sistem pencernaan yang lebih banyak juga dibutuhkan. Selagi kompensasi ini dapat dilakukan oleh tubuh kita, barangkali tidak masalah, walau sering ada keluhan seperti lemah, mengantuk, perasaan bodoh setelah seseorang makan terlalu banyak. Bila kompensasi tidak dapat lagi dilakukan oleh tubuh kita, makan model begini bisa menyebabkan gangguan pencernaan dengan keluhan-keluhan kembung, mual, muntah, perut menyesak, dada panas, sepert terbakar akibat asam lambung dan makanan itu mengalami refluks atau masuk ke dalam kerongkongan.

Bahkan, ada laporan beberapa kasus, bahwa serangan jantung terjadi karena dipicu oleh makan banyak ini sebelumnya.

Walaupun berat badan Anda sekarang ini masih termasuk normal, makan pagi banyak sekaligus juga dapat memacu kegemukan, atau obesitas. Ada penelitian, makan pagi porsi besar,  walau tujuannya untuk menghindari makan lagi setelah itu, tetapi ternyata tidak ada pengaruhnya. Mereka masih cenderung makan lagi setelah itu.


Nutrisi makan besar pagi ini, juga cendrung tidak baik, dan tidak lengkap. Nutrisi yang beragam, termasuk sayur-sayuran, buah-buahan diperlukan oleh tubuh. Kita perlu 3-5 kali sajian sayuran setiap harinya. Kalau kita hanya makan pagi, setelah itu hanya cemilan, cemilan yang kita lakukan cendrung tidak sehat, jarang orang mencari cemilan sayuran, buah-buahan, tetapi biasanya cendrung makanan yang banyak mengandung gula, tepung dan lemak.

Makan seperti ini dapat menyebabkan kadar gula darah tiba-tiba melonjak tinggi. Suatu waktu hormon Insulin yang berusaha menetralisirnya dapat mengalami kelelahan, dan akhirnya  terjadi resistensi Insulin, dan diabetes melitus.

Jadi, walau tidak ada aturan pasti berapa kali sebaiknya kita makan sehari, tetapi, makan dalam porsi lebih sedikit, lebih sering, lebih lama (mengunyahnya) jauh lebih sehat. Agama juga menganjurkan demikian. "Makanlah kamu, minumlah kamu, tetapi jagan berlebihan (QS) Isilah perut-mu sepertiganya dengan makanan, sepertiganya air, sisanya kosongkanlah


Sumber : health.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar