Tampilkan postingan dengan label teeth health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teeth health. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 November 2015

Perawatan Gigi yang Boleh Dilakukan Selama Kehamilan



Kehamilan merupakan hal terunik yang terjadi pada kehidupan wanita. Berbagai macam perubahan fisiologis, anatomis, dan hormonal saat kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan rongga mulut. Hal inilah yang mengharuskan setiap ibu tetap perlu menjaga kesehatan gigi dan mulutnya selama masa kehamilan.

Beberapa perubahan dalam rongga mulut yang dapat terjadi selama masa kehamilan, antara lain peradangan gusi, granuloma pada gusi, erosi email gigi, produksi air liur berlebihan, mulut kering, dan kegoyangan gigi.  

Pada saat hamil aman dilakukan perawatan gigi, asalkan tidak dilakukan pembiusan lokal. Jika memang memerlukan pembiusan lokal, sebaiknya dilakukan pada trimester kedua kehamilan. Memang semua tindakan perawatan gigi paling aman dilakukan pada trimester kedua. Namun tetap harus mendapatkan persetujuan dari dokter spesialis kandungan yang sedang memantau kehamilan masing-masing pasien.

Sabtu, 29 Agustus 2015

Kebiasaan Sehat Ini Bikin Gigi Makin Putih

Gigi bewarna kekuningan dan tidak sehat menjadi penyebab hal ini. Tidak perlu khawatir solusi untuk gigi putih dan sehat tak selalu dengan perawatan mahal.


Terkadang seseorang malu untuk memamerkan gigi saat tertawa. Gigi bewarna kekuningan dan tidak sehat menjadi penyebab hal ini. Tidak perlu khawatir solusi untuk gigi putih dan sehat tak selalu dengan perawatan mahal.

Dilansir Allwomenstalk, Jumat 31 Juli 2015 ada beberapa cara mudah untuk memutihkan gigi dalam waktu singkat dan hemat.

1. Beli Baking Soda
Baking soda yang murah dan mudah ditemukan merupakan salah satu cara alami terbaik untuk memutihkan gigi. Campurkan dengan sedikit pasta gigi dan sikatkan pada gigi sekali dalam sehari, pastikan bilas dengan bersih. Sebaiknya dilakukan pada malam hari sebelum tidur, backing soda dapat membantu menghilangkan noda pada gigi.

2. Konsumsi Stroberi
Benih kecil mungil pada stroberi bertindak seperti scrubber bitty pada gigi, dapat menghilangkan kotoran dan debu yang menempel pada gigi. Makan 1/2 cup sehari untuk hasil terbaik.

Stroberi juga lezat dan rendah kalori, yang membuat bebas dari rasa bersalah untuk seseorang yang sedang melakukan diet.

3. Hindari Kopi dan soda
Untuk sebagian orang kopi dan soda adalah minuman favorit, tapi dapat merusak gigi dan bewarna kuning. Soda juga dapat menyebabkan kerusakan pada gigi, merubah warna gigi menjadi kekuningan, kadar gula pada soda juga tinggi.

Untuk yang tidak sepenuhnya dapat menghindari kopi, sebaiknya gunakan sedotan untuk meminumnya untuk mengimbangi kontak langsung dengan gigi.

4. Membiasakan Sikat Gigi Sehabis Makan
Ini memang kebiasaan yang sulit untuk dilakukan, namun efeknya buruk untuk kesehatan gigi. Pepatah mengatakan bisa karena biasa, maka mulailah dengan perlahan. Menyikat sehabis makan tidak hanya membantu memutihkan gigi, tetapi juga baik untuk napas, gusi dan menghentikan nafsu makan. Biasakan membawa sikat dan pasta gigi setiap perjalanan, hal ini dapat membantu membiasakan menyikat gigi setelah makan.

5. Cermat Memilih Pasta Gigi
Banyak pasta gigi di pasaran mengandung bahan kimia yang mengerikan, berharap sehat namun bila tidak cermat dapat menjadi malapetaka pada kesehatan dan dapat memicu risiko kanker mulut. Pilih pasta gigi dengan kandungan alami, sebaiknya perhatikan pada label apakan mengandung bahan pemutih atau senyawa berbahaya lainnya. Tanyakan secara detail dengan ahlinya bila masih tidak mengerti kandungan yang ada pada pasta yang ingin dibeli.

Jumat, 07 Agustus 2015

12 Cara Memutihkan Gigi Secara Alami Cepat dan Mudah!


Cara Memutihkan Gigi Secara Alami dan Cepat yang akan saya jelaskan kali ini bersumber dari beberapa sumber seperti internet dan dari pengalaman saya pribadi. Gigi yang kuning sering kali menjadi penyebab seseorang minder dan susah dalam bergaul, selain itu gigi yang kuning juga menandakan bahwa gigi tersebut tidak sehat dan dapat mengganggu kesehatan anggota tubuh lainnya seperti mulut dan gusi. Maka dari itu (maaf) jika anda adalah salah satu dari banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan pada gigi anda wajib membaca artikel ini hingga selesai. Oh iya anda juga dapat melihat artikel sebelumnya tentang "9 Tips Mengobati Sakit Gigi Secara Alami"

Cara memutihan gigi berikut ini sebenarnya tidak perlu anda lakukan jika anda rajin membersihkan dan merawat gigi. Namun bagi anda yang sudah terlanjur mempunyai gigi berwarna kuning, sebaikanya anda simak beberapa tips memutihkan gigi berikut ini :

Apa penyebab gigi Anda berwarna kuning?

Sebelum kita membahas bagaimana cara memutihkan gigi yang berwarna kuning, terlebih dahulu kita harus mengetahui hal apa saja yang bisa menyebabkan gigi kita berwarna kuning / tidak sehat, diantaranya :
-. Malas menggosok gigi atau cara menggosok gigi yang anda lakukan tidak benar
- Ternyata terlalu sering meminum kopi dan teh herbal juga dapat menyebabkan gigi menjadi kuning
- Bagi anda khusunya perokok, ternyata efek nikotin membuat gigi menjadi kuning
- Pemakaian obat tetes mata secara berlebih
- Sering mengkonsumsi minuman suplement atau minuman penambah energi
- Memakai obat pemutih gigi yang tidak cocok, dsb.
 White Wine
- Anggur puith sangatlah berbahaya pada gigi. Hampir sama dengan efek pemuith gig, white wine ini malah sangat berpotensi mengikis gigi anda dan memberikan efek yang buruk pada warnanya.

Jika gigi anda berwarna kuning, berarti anda sering melakukan kebiasaan buruk seperti yang sudah disebutkan diatas. Nah, sekarang mari kita simak tips-tips untuk memutihkan kembali warna gigi anda.

Bagaimana cara memutihkan gigi secara alami, cepat dan mudah? 

Merawat gigi ternyata tidak hanya dapat dilakukan dengan cara seperti menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi yang bermerk, tapi kita juga harus dapat menghindari kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan gigi anda menjadi kuning. Selain itu anda juga dapat melakukan beberapa tips tradisional / alami untuk memutihkan gigi berikut ini :

Rabu, 01 Juli 2015

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menyikat Gigi



Menyikat gigi minimal dua kali sehari merupakan kewajiban apabila Anda ingin menjaga kesehatan mulut. Waktu yang disarankan adalah sehabis makan dan sebelum tidur. Apabila Anda sudah menyikat gigi dua kali sehari namun gigi Anda tetap bermasalah, mungkin Anda melakukan kesalahan saat menyikat gigi. Berikut adalah delapan kesalahan yang mungkin Anda lakukan saat menyikat gigi.

1. Tidak membersihkan pada waktu yang tepat
Anjuran menyikat gigi dua kali sehari mungkin sudah Anda tepati. Tapi, apakah dilakukan pada waktu yang tepat? Biasanya orang menyikat giginya saat mandi, padahal yang benar adalah sesudah sarapan pagi dan sebelum tidur. Sisa-sisa makanan yang menempel lama di gigi akan membuat bakteri lebih cepat berkembang biak.

2. Menggunakan sikat gigi yang salah
Penggunaan sikat gigi yang lembut dapat menjangkau bagian sela-sela gigi hingga menyentuh bagian gusi, dan dapat mengangkat plak yang menempel. Jika plak pada gigi tidak hilang, lambat laun akan meningkatkan risiko munculnya penyakit gusi.

Menggosok dengan menggunakan bulu sedang atau bulu keras dan disertai dengan tekanan yang berlebihan, akan menyebabkan gusi mengalami abrasi sehingga akan memperlihatkan bagian permukaan akar gigi Anda. Hal ini bukan hanya membuat gigi menjadi sensitif (gampang terasa ngilu), tapi juga lubang kecil di gigi.

Kapan Harus Mengganti Sikat Gigi?


Salah satu cara merawat gigi adalah dengan menyikat gigi. Tapi, jangan lupa, Anda pun perlu merawat sikat gigi, agar terhindar dari berbagai kuman dan penyakit.

Anda tentu tak pernah menyadari apa saja yang menempel di bulu sikat gigi. “Sikat gigi bisa terkontaminasi berbagai bakteri mikroba mulut begitu masuk ke dalam mulut,” ujar Sharon Cooper, PhD, profesor klinis University of Florida College of Dentistry.

Virus dan bakteri dari mulut orang yang sedang terinfeksi bisa hidup selama berminggu-minggu pada permukaan sikat gigi dan akan terus-menerus menyebabkan penyakit, kata Cooper.

Bahkan, dalam kondisi normal, mikroorganisme yang sehat dapat menyebabkan infeksi, terutama jika masuk ke dalam jaringan gusi yang sedang terluka. Apalagi, sikat gigi tidak dijual dalam kemasan steril, sehingga sangat mungkin ada bakteri yang menempel di sikat gigi, meski baru dikeluarkan dari kemasan sekalipun, ungkap Asosiasi Gigi Amerika secara resmi dalam pembahasan perawatan sikat gigi.

Rabu, 17 Desember 2014

Two natural ingredients to cure bleeding gums

Bleeding gums can be caused by bacteria that secrete toxins and can cause inflammation and pain. Toxins released by the bacteria could also damage the walls of blood vessels, tissues, and organs. Therefore, bleeding gums should be quickly cured.

Two natural ingredients to cure bleeding gums


If bleeding gums, you can use two natural ingredients to heal, using chamomile extract and pomegranate. Researchers from Paraiba State University, Brazil, has found that pomegranate extract and chamomile can help cure bleeding gums.

The results obtained after the researchers observed 56 patients with bleeding gums and gingivitis. Participants were divided into three groups, each gargle using the extract twice a day for 15 days.

Senin, 12 Agustus 2013

Lindungi Ibu Hamil dari Bakteri Perusak Gigi



Masa kehamilan adalah salah satu momen penting dalam siklus kehidupan perempuan. Selain penuh kebahagiaan akan hadirnya seorang bayi, hamil 9 bulan juga penuh cerita perubahan tubuh. Fluktuasi hormon tak hanya membuat emosi menjadi lebih sensitive tapi juga bisa memengaruhi kesehatan gigi.
Salah satu masalah gigi yang sering dikeluhkan para ibu yang sedang hami adalah gigi berlubang. Karena struktur gigi menjadi lebih rapuh selama masa kehamilan. Hal yang harus diantisipasi adalah jika masalah gigi berlubang ini tak segera ditangani, bisa membahayakan keselamatan bayi. Sebab risiko yang mungkin muncul adalah komplikasi kehamilan, menghambat perkembangan bayi, hingga keguguran. Ini semua bisa terjadi karena bakteri yang melubangi gigi bisa menelusup masuk saraf-saraf yang ada di bawah gigi hingga ke seluruh organ penting, termasuk janin yang tengah berkembang.

Senin, 04 Februari 2013

Cara Alami Merawat Gigi



1. Hindari meminum kopi dan anggur merah. Biasanya kedua minuman itu dapat dengan segera meninggalkan noda di gigi.

2. Mengkonsumsi sayur-sayuran dapat membersihkan gigi. Selain merupakan merupakan cemilan yang sehat, ternyata sayuran dapat membersihkan gigi secara alami.

3. Perhatikan sikat gigi Anda. Gantilah sikat gigi Anda minimal satu bulan sekali.

4. Buah strawberi ternyata mempunyai efek alami yang dapat memutihkan gigi karena buah tersebut mengandung kadar Vitamin C yang tinggi. Rajin-rajinlah untuk minum jus strawberi dan jangan buang ampasnya. Ambil ampas itu dan gosokkan pada gigi, setelah didiamkan sesaat, berkumurlah. Lakukan dengan teratur agar mendapat hasil yang maksimal.

5. Sikatlah gigi dengan rutin setiap 12 jam sekali merupakan aturan dasar yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan gigi yang putih. Kebiasaan ini dapat melindungi gigi dari plak dan noda yang membandel.

6. Menggosokkan kulit buah lemon pada gigi juga dapat memutihkan gigi Anda. Lakukan dengan teratur agar hasilnya dapat bertahan lama.

7. Hindari merokok. Merokok adalah cara tercepat untuk mengubah warna gigi menjadi kuning.

8. Manfaatkan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi setidaknya sehari sekali. Kotoran sangat mudah menyelip dalam sela-sela gigi dan jika tidak dibersihkan, lama kelamaan akan menjadi karang gigi.

9. Gunakan pasta gigi yang mempunyai formula untuk memutihkan gigi sesuai anjuran dokter.

10. Berkonsultasilah kepada dokter gigi langganan minimal setahun sekali.


Cara lain untuk menjaga warna gigi supaya tetap cemerlang, antara lain :

1.    Meningkatkan kebersihan rongga mulut anda, yaitu:

a.    Menghilangkan plak pada permukaan gigi anda melalui penyikatan gigi yang tepat dan optimal. Teknik menyikat gigi yang paling mudah dilakukan, namun efektif membersihkan plak adalah dengan gerakan memutar membuat lingkaran yang besar pada permukaan gigi (permukaan gigi depan yang menghadap bibir dan permukaan gigi yang menghadap pipi). Sedangkan untuk bagian dalam gigi (bagian permukaan gigi yang menghadap lidah dan langit-langit) disikat dengan gerakan menarik keluar, dan pada bagian atas (oklusal) gigi disikat dengan gerakan maju mundur. Setiap permukaan gigi disikat selama 10 kali putaran atau gerakan. Lakukan penyikatan gigi dengan perlahan dan tekanan yang ringan.
b.    Menggunakan pasta gigi yang low abrasive.
c.    Menggunakan bulu sikat yang lembut.
d.    Rutin melakukan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.

2.    Rajin mengkonsumsi buah-buahan yang berserat dan sayuran hijau, yang berfungsi untuk pembersihan gigi secara alami.

3.    Hindari kebiasaan yang dapat menimbulkan pewarnaan pada gigi, seperti merokok, minum kopi, teh, soda dan minuman berwarna lainnya.

4.    Hindari makanan yang mengandung pewarna dan minyak yang berlebihan.

5.    Tidak menggunakan obat kumur dalam waktu lebih dari 2 minggu berturut-turut.

6.    Penggunaan antibiotik yang berkepanjangan juga harus dihindari.

7.    Konsumsi suplemen yang mengandung zat besi juga tidak boleh secara terus-menerus, anda bisa mengkonsultasikan lebih lanjut kepada Dokter langganan anda mengenai alternatif suplemen lainnya.


Senin, 21 Januari 2013

Tips sebelum menggunakan kawat gigi




sebelum anda memutuskan untuk memagari gigi anda ( memasang behel maksudnya) yang mungkin juga hanya untuk mengikuti trend supaya gak ketinggalan zaman, sebaiknya anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu behel dan manfaat dari pemasangan behel untuk gigi anda supaya tidak menangis alias menyesal karena sudah terlanjur terpasang. Kawat gigi atau yang bahasa asingnya disebut juga “dental braces” atau “orthodontic braces” (susah dech kalau di sebut via mulut) adalah alat yang digunakan pada bidang kedokteran gigi untuk memperbaiki susunan gigi yang tidak teratur. yang bisa diperbaiki oleh kawat gigi alias behel adalah susunan gigi yang letaknya tidak pada tempatnya, bertumpuk, ada celah diantara gigi, atau letaknya terlalu maju atau mundur. Saat ini terdapat 2 jenis behel yang terkenal, yaitu kawat cekat ( permanen) atau kawat retainer bukan rentenir loch (lepasan), yang keduanya memiliki predikat yang sangat terkenal sebagai barang yang MAHAL.
jenis behel yang sedang populer adalah yang kawat cekat yang harganya cukup bervariatif sesuai kebutuhan konsumen,mau tahu harganya ?? mulai dari 3 juta sampai 20 juta-an (busettt).
Memang sich tiap sistem kawat cekat memiliki keunggulan masing-masing menurut rancangannya, juga bentuk yang kini mulai diarahkan dengan estetika mulut, ada yang berbahan porselin, platina, dan lain sebagainya, serta jenis kawat penarik yang digunakan, membuat variasi harga yang berbeda-beda untuk tiap produk. Namun variatifnya produk behel ini sekarang mulai bergeser dari sebuah alat terapi menjadi trend asesoris layaknya mode. Sampai kadang fungsi utamanya sendiri yang merupakan alat terapi untuk merapikan struktur gigi yang kurang bagus terlupakan, menjadi sebuah perhiasan gigi yang menempel. Tampaknya para produsen behel atau kawat gigi juga jeli membaca pasar, mereka mulai melepaskan produk-produk behel yang bervariatif dan beraneka ragam, dari kawat porselin transparan yang unik, hingga platina berkaret warna-warni, dan ini menjadi suatu ukuran trend tersendiri pada pemakainya.
Sebelum anda memasang behel sebaiknya membaca beberapa tips berikut :

Pakai Karena Kebutuhan
Ini sangat penting bila kamu ingin memakai behel pastikan bahwa gigi kamu memang rusak. Jangan hanya karena ingin ikut tren atau gaya kamu ikut-ikutan memakainya karena memakai behel tidak semudah kelihatannya. Orang yang boleh mengenakannya adalah mereka yang memiliki gigi yang letaknya tidak pada tempatnya, bertumpuk dan berjejal-jejal sehingga kekurangan tempat, tumbuh terlalu jarang sehingga ada celah di antara gigi-gigi, atau letaknya terlalu maju atau mundur. Karena fungsi behel adalah merapikan gigi.

Dokter Khusus
Hanya dokter gigi tertentu yang bisa memasangkan behel yakni dokter spesialis orthodonti. Jadi jangan sembarangan pergi ke dokter gigi, pastikan dia merupakan ahlinya.

Jenis Behel/Kawat Gigi
Ada berbagai jenis behel ada yang terbuat dari metal, clear/transparan yang berwarna seperti warna gigi. Untuk clear, bahannya bisa terbuat dari composite, porselin, atau plastik. Atau ada juga behel dengan penahan karet/karet pengikat bracket (kotak yang ditempel di gigi) ini paling disukai oleh kaula muda karena bantalan karetnya bisa berwarna-warni.

Tahapan Pemakaian
Sebelum mengenakan behel ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan yakni, membuat cetakan model gigi, memotret gigi, merontgen gigi, kepala, serta wajah pasien secara keseluruhan. Ini semua agar perawatan benar-benar sempurna dan tidak asal-asalan karena biasanya ketika dipakaikan behel wajah jadi berubah. Biasanya gigi yang menumpuk-numpuk terjadi karena rahang kecil, jadi giginya harus dikurangi beberapa.

Efek Behel
Setidaknya ada beberapa efek yang ditimbulkan bila mengenakan behel yakni, rasa sakit ketika pertama kali menggunakan behel. Lubang gigi dan karang gigi akan cepat terjadi karena tidak menyikat menyikat gigi dan menjaga kebersihan mulut. Belum lagi efek pada jariangan lunak, terutama pada gusi bibir dan pipi lebih mudah timbul radang gusi dan sariawan.