Senin, 12 Agustus 2013

ini dia Zat kimia berbahaya yang terkandung dalam Kosmetik



Ladies memang menggunakan kosmetik untuk kecantikan adalah hal yang baik untuk menopang penampilan Anda. Namun perlu dicermati bahwa tidak semua bahan kimia yang terkandung di dalam kosmetik memberikan manfaat baik. Berikut adalah zat kimia berbahaya yang terkandung di dalam kosmetik :

1. Parabens – digunakan sebagai pengawet dalam kosmetik untuk membantu mencegah pertumbuhan bakteri. Pemakaiannya masih kontroversial. Pasalnya, zat ini ternyata ditemukan pada sel tumor dan kanker payudara. Parabens memiliki kemampuan untuk sedikit meniru hormon estrogen dan memiliki kontribusi dalam perkembangan kanker payudara. Kulit juga dimungkinkan mengalami penuaan lebih cepat. Dilaporkan pula, parabens bisa memicu kerusakan DNA.


2. Phthalates – sebagai pelarut dalam kosmetik sehingga menjadi sebuah produk yang sempurna. Terhadap kesehatan, phthalates menyebabkan toksisitas pada reproduksi dan perkembangan. Dalam jangka panjang bisa berujung dengan munculnya kanker.

3. Triclosan – antibakteri ini dapat mengganggu fungsi hormon dan menyebabkan alergi. Triclosan tidak mudah terurai di air. Selain itu, zat tersebut berkontribusi pada munculnya resistensi bakteri terhadap antibiotic.

4. Propylene glycol – zat ini ditemukan pada deterjen, pelarut, dan sebagainya. Propylene glycol yang mengendap di tubuh bisa mengiritasi kulit, sakit kepala, dan masalah kesehatan lainnya.

5. PVP / VA Copolymer Bahan ini berasal dari Petroleum atau minyak mineral – anda bisa menemukannya pada produk parfum dan banyak digunakan di produk hairspray. Ini sebenarnya produk sampingan dari penyulingan bensin. Zat ini dapat menyumbat pori-pori dan menurunkan fungsi paru-paru.

6. Stearalkonium Chloride Bahan kimia ini banyak dipakai dalam conditioner dan krim rambut, namun dapat menyebabkan reaksi alergi. Stearalkonium chloride juga terbuat dari bahan yang sama dengan yang digunakan di produk pelembut kain.

7. Sodium Lauryl Sulfate Lazim digunakan dalam produk shampoo dan detergen, fungsinya untuk menghasilkan busa yang melimpah. Bahayanya, kandungan dapat menyebabkan iritasi mata dan kulit, kerontokan rambut, ketombe, serta reaksi alergi.

6. Methyl / Propyl / Butyl / Ethyl Paraben Kandungan ini berguna untuk mencegah perkembangan bakteri sehingga produk kosmetik dapat awet dan tahan lama. Walau telah banyak diketahui mengandung toxic berbahaya, kandungan ini tetap digunakan secara di luas di berbagai merk kosmetik.

7.    Triethanolamine (TEA) TEA digunakan dalam kosmetik yang memiliki fungsi untuk menyeimbangkan kadar asam pH dan sebagai bahan pembersih wajah. TEA dapat menyebabkan reaksi alergi, iritasi mata, serta kekeringan pada kulit dan rambut. Jika dibiarkan menyerap ke dalam tubuh dalam jangka waktu lama, TEA dapat menjadi racun bagi tubuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar