Rabu, 30 September 2015
Makanan yang Bisa Memutihkan Kulit Dari Dalam
Kulit putih yang sehat merupakan dambaan bagi sebagian besar wanita di Indonesia. Seseorang yang memiliki kulit putih terlihat bersih dan lebih menarik. Seseorang yang berkulit putih juga tidak perlu pusing saat memilih warna baju, baik baju yang berwarna cerah ataupun gelap akan tetap terlihat cocok dipakai. Bukan hal aneh, bila banyak wanita yang rela mengeluarkan biaya mahal untuk membeli produk pemutih kulit atau melakukan perawatan di salon dan tempat skin care demi mendapatkan kulit yang putih mulus. Bila anda mungkin terlahir dengan kulit yang kurang putih dan menginginkan kulit yang putih, anda perlu nutrisi-nutrisi seperti vitamin A, C, E dan juga zat besi yang bermanfaat untuk memutihkan kulit.
Bila anda menggunakan produk pemutih kulit selain anda harus mengeluarkan biaya mahal dan anda tidak tahu efek samping dari produk tersebut. Ada baiknya, anda bisa mencoba cara-cara alami. Ada jenis-jenis makanan yang dapat membantu anda memutihkan kulit, anda bisa mencobanya dengan rutin mengkonsumsi makanan-makanan tersebut ataupun dengan menjadikannya masker.
Selasa, 29 September 2015
Seberapa Penting Kacamata Dalam Menghalau Cahaya
Kacamata yang digunakan seseorang bukan saja menjadi pemanis penampilan. Lebih dari itu, kacamata juga memiliki fungsi kesehatan yang seharusnya disadari pemakainya.
Penggunaan kacamata adalah satu cara dalam merawat mata dan bukan sebuah sarana yang berfungsi menyembuhkan penglihatan. Salah satu fungsi yang sering dilupakan adalah fungsi sebagai protektor mata dari kerusakan yang bisa disebabkan oleh sinar ultraviolet.
Paparan sinar ultraviolet dalam jangka waktu tertentu pada mata bukan saja bisa menyebabkan kerusakan pada permukaan kulit kelopak mata. Bagian dalam mata, seperti kornea, lensa, dan bagian lainnya pun berpotensi mengalami kerusakan. Bahkan, sinar ultraviolet diduga ikut berperan bagi timbulnya katarak dan menurunnya fungsi makula mata (area bintik mata yang paling sensitif terhadap rangsangan sinar).
Kerusakan kelopak mata akibat terpapar sinar ultraviolet sama seperti kerusakan kulit lainnya di dalam tubuh manusia. Jika terjadi dalam jangka waktu lama dan tidak diantisipasi, hal tersebut memungkinkan tumbuhnya kanker kulit.
Paparan sinar ultraviolet secara langsung yang menerpa kornea mata berisiko menyebabkan keratitis. Kondisi ini merupakan peradangan kornea yang memberikan sensasi perih dan bengkak pada bagian mata ini. Berjemur adalah salah satu kegiatan yang mungkin menjadi penyebab keratitis.
Sinar ultraviolet bisa sampai ke retina. Kondisi ini biasa dialami oleh mereka yang menyaksikan sinar matahari langsung saat terjadi gerhana matahari
Begini Sebaiknya Kacamata Yang Digunakan
Karena memiliki fungsi yang demikian penting dalam melindungi mata, maka kacamata juga wajib memiliki beberapa syarat, baik dalam bentuknya maupun bahan lensanya. Kacamata yang baik harus mampu menghalangi masuknya sinar ultraviolet. Oleh karena itu, kacamata sebaiknya memiliki frame yang besar melingkar menutupi mata dan sekitarnya. Hal ini perlu, mengingat sinar bisa saja masuk dari sisi-sisi mata yang oleh frame biasa belum tentu bisa terlindungi.
Senin, 28 September 2015
Tips Memilih Kacamata Sesuai Bentuk Wajah
Memilih kacamata sesuai dengan bentuk wajah merupakan hal yang sangat esensial dan penting untuk dilakukan. Hal ini dilakukan bukan hanya dapat membuat lebih nyaman, juga dapat membuat tampilan lebih menarik dan percaya diri. Apalagi melihat sekarang ini banyak sekali kacamata dengan warna dan desain yang menarik dan unik yang semakin membuat kita bingung dan cenderung subjektif memilih kacamata yang tidak sesuai dengan bentuk wajah kita. Padahal penyesuaian bentuk wajah sangatlah penting dalam pemilihan kacamata yang akan kita gunakan dalam menunjang penampilan.
Dalam pemilihan kacamata, hal yang harus Anda ketahui adalah secara umum frame kacamata harus berlawanan dengan bentuk wajah. Jadi, misalnya jika Anda memiliki bentuk wajah bulat maka carilah kacamata dengan bentuk kacamata yang tajam. Dan jika tipe wajah cenderung kaku, maka sebaiknya memilih frame yang lebih cengkung yang berfungsi untuk membuat kesan lembut pada wajah Anda. Nah untuk lebih jelasnya maka langsung saja perhatikan ulasan berikut ini!
Berikut Tips Memilih Kacamata Sesuai dengan Bentuk Wajah
Minggu, 27 September 2015
Merawat Lensa Kontak Agar Tetap Aman Digunakan
Anda ingin penglihatan jernih sekaligus memamerkan mata indah Anda? Lensa kontak adalah jawabannya. Tapi hati-hati, jika tidak dirawat dengan benar, justru bisa berdampak buruk pada mata Anda.
Lensa kontak memang salah satu penemuan paling berguna di dunia. Berfungsi sebagai pengganti kacamata, lensa kontak memudahkan kita dalam melakukan berbagai aktivitas tanpa perlu mengkhawatirkan kacamata yang mungkin berisiko baret, pecah, patah, atau hilang. Selain membantu kita melihat lebih jelas, lensa kontak juga tidak mengganggu penampilan.
Meski memiliki banyak keunggulan, dari sisi perawatan, lensa kontak membutuhkan lebih banyak perhatian dibandingkan kacamata, agar tetap higienis dan tidak menimbulkan masalah kesehatan seperti infeksi mata.
Langkah Mencegah Infeksi Mata
Sebenarnya mengenakan lensa kontak dapat meningkatkan risiko infeksi kornea. Hal ini terjadi karena lensa kontak mengurangi jumlah oksigen untuk kornea. Meski tidak dapat sepenuhnya dihindari. Anda bisa mencegah terjadinya infeksi mata dengan cara-cara berikut.
- Selalu cuci bersih dan keringkan tangan sebelum memasang atau melepas lensa kontak Anda.
- Lepaskan lensa kontak sebelum mandi atau berenang. Usahakan agar lensa kontak Anda tidak terkena air.
- Usahakan untuk selalu melepas lensa kontak sebelum tidur. Bahkan jika Anda menggunakan lensa yang bisa dipakai selama beberapa waktu tertentu dan memang didesain untuk bisa digunakan sambil tidur, sangat tidak disarankan untuk mengenakan lensa kontak secara terus-menerus. Saat kita menutup mata dengan adanya lensa kontak yang tetap berada di dalam mata, jumlah oksigen ke mata menjadi makin tipis. Hal ini menyebabkan permukaan mata menjadi rentan terkena infeksi. Selain itu, kuman yang ada di lensa akan menempel ke kornea selama kita tidur.
- Gunakan cairan pembersih khusus yang disarankan dokter atau apotek untuk membersihkan dan merendam lensa kontak Anda. Jangan gunakan air atau cairan lainnya, karena air laut, air kolam, bahkan air sulingan sekali pun, bisa mengandung organisme acanthamoeba yang dapat menyebabkan mata mengalami infeksi.
- Selalu buang cairan pembersih yang sudah dipakai. Jangan menggunakan kembali cairan yang sudah dipakai.
- Gosok lembut lensa kontak Anda saat membersihkan menggunakan cairan pembersih. Hati-hati agar Anda tidak merobeknya.
- Perhatikan tanggal kedaluarsa lensa kontak Anda dan segera buang lensa kontak yang telah kedaluarsa.
- Bersihkan tiap hari dan ganti kotak penyimpanan lensa kontak sebulan sekali agar tetap terjamin kebersihannya.
Sabtu, 26 September 2015
Pengguna Lensa Kontak Harus Tahu Risikonya
Mata adalah jendela jiwa yang memancarkan pesona tersendiri. Karena itu, sebagian orang enggan menyembunyikannya di balik kacamata. Lensa kontak menjadi alternatif pilihan untuk membantu penglihatan sekaligus memperindah mata. Namun, tahukah Anda risiko yang mengintai pengguna lensa kontak?
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memakai kontak lensa.
1. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter mata terlebih dahulu. Pilihlah jenis lensa kontak yang paling sesuai dengan kebutuhan, kenyamanan Anda dan arahan dari dokter. Secara umum, ada dua jenis lensa kontak, antara lain:
- Soft Contact Lenses. Seperti namanya, lensa jenis ini lembut dan lentur sehingga nyaman digunakan. Namun, soft lens lebih rapuh dan perlu dibersihkan lebih sering daripada hard lenses karena terbuat dari bahan silicone hydrogel, yaitu jenis plastik lembut yang mampu menyerap banyak air.
- Hard Contact Lenses. Berkebalikan dari soft lens, hard lens memiliki bentuk yang lebih kaku dan keras, tetapi memberikan penglihatan yang lebih tajam. Selain itu, lensa ini memiliki pori-pori yang memungkinkan oksigen mencapai kornea. Hal ini dapat mengurangi masalah yang disebabkan ketika kornea tidak mendapat cukup oksigen. Lensa kontak ini biasanya tidak dijual bebas di pasaran, melainkan di dokter mata atau klinik khusus mata. Harganya pun relatif lebih mahal.
3. Bila Anda ingin berdandan, sebaiknya kenakan lensa kontak terlebih dahulu..
4. Lepaskan lensa kontak sebelum tidur dan sebelum berenang untuk mengurangi risiko iritasi dan infeksi.
5. Hindari kebiasaan merokok karena para perokok lebih berisiko mengalami infeksi mata ketika menggunakan lensa kontak.
6. Jangan berbagi lensa kontak dengan orang lain.
7. Ganti lensa kontak Anda secara teratur sesuai anjuran dokter atau aturan pemakaian merek lensa kontak Anda.
8. Cuci dan bersihkan lensa kontak Anda secara teratur dengan cairan pembersih yang tepat.
9. Jangan menggunakan ulang cairan pembersih yang telah digunakan sebelumnya atau terkontaminasi.
10. Bersihkan tempat penyimpan lensa kontak secara teratur dengan sikat dan cairan lensa kontak.
Jangan membersihkan lensa kontak dengan air liur atau air keran.
Jika Anda mengalami gejala iritasi atau infeksi pada mata, lakukan langkah-langkah berikut:
- Lepaskan lensa kontak mata segera. Simpan lensa kontak pada tempat yang benar dan bersih.
- Periksakan diri ke dokter mata untuk mendapat diagnosis yang tepat dan pengobatan yang sesuai.
Jumat, 25 September 2015
Jangan Tidur Memakai Lensa Kontak
Bagi yang tidak suka memakai kacamata untuk mengoreksi penglihatan mereka, lensa kontak bisa menjadi pilihan. Sayangnya, hampir 99 persen pengguna lensa kontak belum menerapkan kebiasaan higienis.
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pengguna lensa kontak adalah tidur tanpa melepas lensa kontak. Dalam survei di Amerika, sekitar 50-87 persen orang melakukannya.
Melepaskan lensa kontak lalu membersihkan dan menyimpannya di cairan khusus sebelum tidur memang terasa merpotkan. Tetapi kebiasaan tidur dengan masih memakai lensa kontak harus dihilangkan.
Tidur dengan lensa kontak, meski hanya sebentar seperti tidur siang, bisa menyebabkan abrasi mikro (sayatan kecil) di mata. Ini seperti membuka jalan bagi bakteri untuk masuk ke kornea dan menyebabkan infeksi. Dampak paling berbahaya dari infeksi tersebut adalah kebutaan.
Kamis, 24 September 2015
Manfaat Beras Merah Bagi Kesehatan
Beras merah adalah salah satu jenis beras yang lebih difungsikan sebagai salah satu menu diet sehat yang dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan di dalam beras merah memiliki kandungan yang memiliki peranan baik bagi kesehatan diantaranya vitamin B dan vitamin E, serat, mineral, dan zat gizi lainnya. Selain digunakan sebagai salah satu menu diet, beras merah juga memiliki manfaat bagi kesehatan dan dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit di dalam tubuh.
Beras merah juga sangat efektif untuk mengatasi beberapa keluhan diantaranya obesitas, diabetes, jantung, kolesterol dan lain-lain. Nah jika kita sering mengonsumsi beras putih sebagai makanan pokok, maka cobalah untuk mulai beralih mengonsumsi beras merah. Meskipun beras merah tidak seenak beras putih tapi bisa dipastikan manfaat yang didapatkan lebih dominan pada beras merah. Lantas apa sajakah manfaat beras merah bagi kesehatan tersebut? Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut !
Kapan Anda Harus Konsumsi Beras Merah ?
Selanjutnya, mari kita simak berbagai kandungan gizi dan nutrisi serta mitos mengenai beras merah.
Setiap 1,5 cangkir /porsi beras merah dimasak memiliki, kurang dari 110 kalori. Presentasi kandungan beras merah ini membentuk persentase 1)
Karbohidrat – 85 % ( 8% berasal dari protein dan 7% lemak )
Serat – 7% ( dari serat dibutuhkan untuk diet 2.000 kalori)
Vitamin B – ( Sejumlah kecil thiamin, riboflavin, vitamin B-6, folat, dan niacin). Manfaat vitamin B ini cenderung untuk bekerja bahu-membahu untuk menarik energi dari makanan di makan, selain itu mendukung proses otak dan pembentukan sel darah.
Magnesium, fosfor dan kalsium – untuk menjaga kesehatan tulang yang kuat
Kalium – untuk keseimbangan cairan dan fungsi jantung
Inilah Manfaat Beras Merah Bagi Kesehatan
Beras merah juga sangat efektif untuk mengatasi beberapa keluhan diantaranya obesitas, diabetes, jantung, kolesterol dan lain-lain. Nah jika kita sering mengonsumsi beras putih sebagai makanan pokok, maka cobalah untuk mulai beralih mengonsumsi beras merah. Meskipun beras merah tidak seenak beras putih tapi bisa dipastikan manfaat yang didapatkan lebih dominan pada beras merah. Lantas apa sajakah manfaat beras merah bagi kesehatan tersebut? Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut !
Kapan Anda Harus Konsumsi Beras Merah ?
- Ketika sedang diet.
- Menghindari diabetes
- Sudah terkena diabetes
- Mengalami penyakit jantung
- Mencegah penyakit jantung
- Menurunkan kolesterol
- Meningkatkan HDL.
Selanjutnya, mari kita simak berbagai kandungan gizi dan nutrisi serta mitos mengenai beras merah.
Setiap 1,5 cangkir /porsi beras merah dimasak memiliki, kurang dari 110 kalori. Presentasi kandungan beras merah ini membentuk persentase 1)
Karbohidrat – 85 % ( 8% berasal dari protein dan 7% lemak )
Serat – 7% ( dari serat dibutuhkan untuk diet 2.000 kalori)
Vitamin B – ( Sejumlah kecil thiamin, riboflavin, vitamin B-6, folat, dan niacin). Manfaat vitamin B ini cenderung untuk bekerja bahu-membahu untuk menarik energi dari makanan di makan, selain itu mendukung proses otak dan pembentukan sel darah.
Magnesium, fosfor dan kalsium – untuk menjaga kesehatan tulang yang kuat
Kalium – untuk keseimbangan cairan dan fungsi jantung
Inilah Manfaat Beras Merah Bagi Kesehatan
Langganan:
Postingan (Atom)






