Rabu, 08 Mei 2013

Orang-orang Inilah yang Seharusnya Mengonsumsi Suplemen



Meningkatnya penggunaan suplemen dari tahun ke tahun tidak hanya menjadikan suplemen sebagai makanan tambahan saja, melainkan sudah menjadi gaya hidup masyarakat dunia saat ini.



Pemahaman orang bahwa suplemen dapat mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh adalah hal penting yang menjadi faktor tingginya konsumsi suplemen di dunia. Inilah yang menjadi dasar para produsen suplemen untuk berlomba-lomba memproduksi suplemen makanan sekaligus memasarkannya sebagai makanan tambahan yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan.

Siapa Saja yang Membutuhkan Suplemen Makanan?
Suplemen makanan bukan makanan pengganti yang bisa digunakan sebagai makanan utama. Fungsi utama suplemen hanyalah untuk melengkapi nutrisi yang tidak kita dapatkan dari makanan sehari-hari.
Pada dasarnya setiap individu memiliki ukuran sendiri tentang kapan dirinya membutuhkan asupan suplemen makanan. Ada saat tertentu di mana suplemen memang dibutuhkan tubuh, sehingga manfaat suplemen bisa dirasakan. Siapa saja dan kapan saat yang tepat mengonsumsi suplemen makanan?

Perokok dan Peminum
Orang yang gemar merokok atau orang yang sering berada di lingkungan yang penuh asap rokok, bisa jadi membutuhkan suplemen makanan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa orang yang sering terpapar asap rokok, baik perokok aktif maupun pasif, cenderung mengalami penurunan kadar vitmain C dalam tubuhnya.


Hal ini yang menyebabkan perokok aktif maupun pasif membutuhkan asupan vitamin C 40 persen lebih banyak dari orang yang tidak pernah terpapar asap rokok. Teori ini juga berlaku bagi orang yang gemar mengonsumsi minuman beralkohol. Para peneliti menganggap bahwa kemampuan metabolisme peminum alkohol tidak sebaik orang normal, karena tubuh peminum alkohol tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik, sehingga berisiko mengalami gangguan fungsi organ tubuh.

Ibu Hamil dan Menyusui
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan, para ahli obstetrics and gynecology juga merasa perlu menambahkan suplementasi pada ibu hamil dan menyusui untuk menunjang perkembangan bayi dalam kandungan sekaligus menjaga kesehatan ibu selama kehamilan.

Asam folat adalah suplementasi yang umum diberikan dokter kepada ibu hamil. Asam folat berfungsi untuk mengoptimalkan perkembangan otak bayi. Sedangkan untuk perkembangan sistem syaraf janin, suplementasi asam lemak Omega-3 juga kerap diberikan oleh dokter yang bersangkutan.

Selain itu, ibu hamil juga membutuhkan asupan kalisum dan zat besi lebih banyak dari sebelum ia hamil. Jika bayi kekurangan kalsium, dia akan menyerap dari kalsium ibunya, sehingga bisa menempatkan ibu pada risiko osteoporosis (keropos tulang).

Olahragawan
Kebutuhan nutrisi tubuh orang yang aktif secara fisik tentu berbeda dengan orang yang rendah aktivitasnya. Jika Anda gemar berolahraga, baik itu latihan kardio atau latihan beban, maka suplemen makanan mutlak dibutuhkan.
Misalnya saja jika Anda gemar latihan beban dengan tujuan meningkatkan masa otot, maka Anda akan membutuhkan asupan protein yang lebih besar yang mungkin tidak bisa Anda dapatkan dari makanan sehari-hari.

Suplementasi creatine juga Anda butuhkan untuk membantu meningkatkan ukuran sel otot serta menciptakan tenaga yang eksplosif saat latihan beban. Bisa juga Anda tambahkan suplementasi glutamine yang berguna dalam fase pemulihan setelah latihan dengan mencegah terjadinya cedera otot dan katabolisme otot (penyusutan otot).

Masa Penyembuhan
Setelah pulih dari sakit, tubuh membutuhkan banyak nutrisi penting untuk menunjang proses penyembuhan. Meski bisa diperoleh dari makanan, namun kondisi setelah sakit terkadang ‘memaksa’ kita tidak mengonsumsi makanan tertentu yang memiliki nilai gizi tinggi, sehingga menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi penting untuk proses penyembuhan.
Konsumsi suplemen multivitamin dan multimineral diharapkan dapat menambah zat gizi dari makanan dan mempercepat proses penyembuhan.

Sekali lagi perlu Anda pahami bahwa suplemen makanan hanyalah pelengkap makanan utama, bukan makanan pengganti. Konsumsilah suplemen secara bijak dan sesuai aturan agar kesehatan Anda tetap terjaga di kemudian hari.

Sumber : duniafitnes

Tidak ada komentar:

Posting Komentar