Rabu, 11 Mei 2016

3 Jenis Ikan Ini Berbahaya bagi Kesehatan




 Ikan terkenal dengan kandungan lemak sehat seperti omega-3. Namun, beberapa ikan ini justru lebih banyak kandungan tak sehatnya.

Karena kelezatannya, beberapa jenis ikan ini ditangkap secara berlebihan, terancam punah sehingga mengganggu ekosistem laut yang nantinya berdampak buruk bagi kehidupan.

Walau terkenal dengan kelezatannya, namun kondisi laut yang kian tercemar, membuat ikan ini benar-benar dapat berakibat buruk bagi kesehatan Anda.

Daging dan sirip ikan hiu

Selain terancam punah akibat penangkapan berlebihan para nelayan, ekosistem laut juga menjadi terganggu akibat minimnya predator puncak seperti hiu, daging hiu dinilai semakin tidak sehat untuk dikonsumsi.

Menurut laporan CNN sejak 20 tahun yang lalu, tingkat merkuri dalam ikan hiu dapat menyebabkan hilangnya koordinasi, kebutaan, dan bahkan kematian. Terlebih, tingkat merkuri pada daging hiu dinilai semakin meningkat akhir-akhir ini.

Para ilmuwan berpikir bahwa hal tersebut terjadi karena hiu bisa menumpuk merkuri di dalam tubuh mereka melalui ikan kecil yang dimakan.

"Apa yang kami temukan ialah sepertiga dari 124 hiu yang diteliti memiliki tingkat merkuri yang sangat tinggi melebihi batas normal yang direkomendasikan Food and Drug Administration," kata Robert Hueter, direktur Mote Marine Laboratory's Center for Shark Research.

Sebuah laporan tahun 2004 rekomendasi EPA ialah: "Jangan makan hiu, ikan todak (swordfish), king mackerel, atau tilefish karena mengandung kadar merkuri yang tinggi.”

Ikan jenis orange roughy

Orange roughy adalah salah satu menu ikan lezat dan mudah ditemui di berbagai restoran seafood. Namun, menurut Environmental Defense Fund, ikan ini sudah mengandung tingkat merkuri yang tinggi, sehingga berbahaya jika dikonsumsi.

Selain tak sehat, keberadaan jenis ikan ini terancam punah. Anda disarankan memakan ikan laut dalam lainnya, seperti ikan arctic char, sole, atau skate, yang tak kalah lezat namun tak terancam punah.

Tuna

Di Jepang, ikan ini dikenal sebagai "hon-maguro" di banyak resto sushi. Sayangnya, tuna jenis ini semakin langka akibat permintaan yang berlebihan di negara-negara dengan penjualan sushi terbanyak, seperti Jepang.

Jika Anda makan berlebihan, tandanya dianggap tak peduli terhadap kelangsungan hidup ikan ini. Sehingga, Anda jauh lebih baik memilih jenis tuna yang berbeda seperti ikan ekor kuning, tuna jenis pacific yellowfin, atau albacore tuna. Albacore tuna adalah jenis tuna yang biasa Anda temukan di tuna kalengan.


Sumber : health.kompas.com




Tidak ada komentar:

Posting Komentar