Sabtu, 16 April 2016
6 Perilaku yang "Menular"
Ada beberapa perilaku yang bisa menular lebih cepat dibandingkan virus flu di sebuah komunitas. Tertawa dan menguap adalah salah satunya. Perilaku yang menular adalah fenomena yang sudah banyak didokumentasikan dalam psikologi.
Otak kita sudah terhubung untuk interaksi sosial dan ikatan. Meniru sebuah tindakan yang kita lihat di sekitar kita adalah cara alamiah untuk menunjukkan kita berempati dan memahami perasaan orang lain.
Berikut adalah beberapa contoh perilaku yang mungkin kita tirukan dari teman atau rekan kerja kita.
1. Mengambil risiko
Hal ini mungkin bisa menjelaskan mengapa sekelompok remaja laki-laki sering melakukan hal-hal yang tampak bodoh. Perilaku berani mengambil risiko ternyata memang menular. Dalam penelitian, kebaranian mengambil risiko bisa memengaruhi orang lain hanya melalui pengamatan saja.
2. Menguap
Mungkin Anda sudah tahu bahwa menguap bisa "menular", bahkan anjing pun ikut-ikutan menguap ketika tuannya menguap. Hal itu merupakan tanda empati dan bentuk dari ikatan sosial. Walau begitu, orang-orang yang kesulitan merasakan empati biasanya tidak mudah "tertular" perilaku menguap.
3. Tertawa dan tersenyum
Menurut penelitian, otak kita merespon suara tawa dan secara otomatis ikut melakukannya, bahkan saat kita tidak mendengar sebuah lelucon atau terlibat dalam percakapan. Demikian juga halnya dengan tersenyum. Saat kita sedang bersama dengan seseorang dan ia tersenyum, ekspresi dari wajahnya seolah mengatakan "cobalah" untuk merasakan emosi yang sama.
4. Tidak sopan
Sayangnya, bukan hanya perilaku positif yang bisa menular. Bersikap tidak sopan pada rekan kerja juga bisa diikuti oleh orang di sekitar kita. Sikap kasar dan tidak sopan pada teman kerja sebenarnya memiliki pengaruh yang besar di sebuah lingkungan kerja. Tetapi, kebanyakan orang bersikap toleran pada perilaku ini.
Kamis, 14 April 2016
Senang Menimbun Barang Tak Terpakai? Mungkin Gejala Penyakit "Hoarding"
Coba cek lemari atau rak di rumah Anda, berapa banyak barang yang sebenarnya sudah tak terpakai, tetapi Anda enggan membuangnya karena takut jika suatu saat barang-barang itu masih akan dipakai lagi? Bila Anda gemar menumpuk barang, bisa jadi sebenarnya Anda menderita penyakit hoarding.
Penyakit hoarding, seperti dikutip dari Mayo Clinic, adalah perilaku sulit berpisah atau membuang barang. Keinginan menyimpan barang ini sangat kuat, tak peduli nilai barang tersebut. Para ahli mengelompokkan perilaku ini sebagai salah satu gangguan kejiwaan.
Ciri khas dari orang yang memiliki penyakit hoarding adalah rumahnya penuh dengan timbunan barang-barang sehingga terkadang untuk duduk atau jalan pun susah karena semua tempat sudah "dikuasai" barang-barang. Sebagian orang ada juga yang memelihara lusinan hewan peliharaan, tetapi malas mengurusnya.
Apa Penyebab Kulit Cepat Menua?
Penuaan adalah hal yang tak terelakkan, tetapi terkadang tanda-tanda penuaan datang lebih cepat dari seharusnya. Ketahui apa saja pemicunya sehingga penuaan bisa diperlambat.
- Stres
Stres adalah bagian dari kehidupan manusia, tetapi jika berlebihan bisa mencuri nutrisi yang penting untuk kesehatan kulit.
"Ketika stres, tubuh menghabiskan berbagai nutrisi termasuk magnesium dan vitamin C untuk membuat hormon stres, seperti kortisol, adrenalin dan nonadrenalin" ujar James.
Magnesium dan vitamin C memainkan peran penting untuk pembentukan kolagen. Jika Anda stres, konsumsi cukup vitamin C, magnesium dan vitamin B kompleks setiap harinya.
- Penurunan hormonal
Wanita yang sedang datang bulan atau menopause biasanya lebih sering mengonsumsi gula untuk memperbaiki mood. Ternyata hal tersebut dapat memicu lonjakan hormon insulin.
Efek lain yang tubuh alami adalah inflamasi dan produksi enzim yang memecah kolagen dan elastin, yang menambah kerutan pada kulit. Kebiasaan makan ini juga dapat menghilangkan hormon estrogen dan testosteron.
Kendalikan konsumsi gula dan tepung untuk mengembalikan keseimbangan hormon. Melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti mendengarkan musik atau menari juga dapat mengurangi perasaan yang naik-turun saat PMS.
- Gelisah dan kurang tidur
Peremajaan kulit terjadi pada malam hari ketika tidur. Karenanya kita perlu tidur cukup.
"Tidur kurang dari 6 jam akan menyebabkan ghrelin meningkat dan akan terbangun karena lapar. Ghrelin juga sebagai pemicu ingin makan makanan yang berbasis karbohidrat" tambahnya.
Sebelum tidur, lakukan meditasi selama 10 menit untuk menenangkan pikiran dan konsumsi 400 mg magnesium jika Anda sering susah tidur.
5 Gangguan Kesehatan yang Disebabkan Stres
Walau stres merupakan kondisi emosional, nyatanya hal itu sangat memengaruhi kondisi fisik kita. Tak sedikit penyakit yang dialami tubuh ternyata dipicu oleh stres.
Bila Anda mengalami beberapa gejala ini, kemungkinan besar penyebabnya adalah stres berkepanjangan yang belum tuntas diselesaikan.
1. Ruam merah dan gatal
Bila kulit Anda mendadak dipenuhi oleh ruam kemerahan dan juga gatal, penyebabnya tak selalu alergi tapi juga stres. Ketika tubuh mengalami stres yang berlebihan (baik jangka pendek atau panjang), sistem imun akan kacau dan tubuh mulai melepaskan histamin untuk melawan "musuh".
Jika stres belum juga reda, kita akan mengalami reaksi alergi dan gejalanya biasanay dirasakan di kulit. Ketika sistem imun kita lemah akibat stres, kulit juga mudah iritasi oleh hal-hal yang sebelumnya tidak membuat sensitif, misalnya saja sabun, udara panas atau dingin, losion, atau sabun deterjen.
2. Berat badan berfluktuasi
"Stres memicu pelepasan hormon kortisol, yang mengganggu kemampuan tubuh memproses gula darah dan juga mengubah cara metabolisme lemak, protein, dan kaborhidrat, sehingga berakibat berat badan naik atau turun," kata Shanna Levine, dokter umum.
Stres juga membuat seseorang memiliki pola makan tidak sehat, baik itu berlebihan atau justru kehilangan nafsu makan.
3. Nyeri kepala berulang
Bila sebelumnya Anda jarang menderita nyeri kepala tapi belakangan ini kepala sering terasa berat dan nyeri, bisa jadi Anda stres. Hormon-hormon stres bisa menyebabkan perubahan di saraf dan pembuluh darah otak, sehingga memicu sakit kepala. Ketika stres, otot-otot juga lebih tegang sehingga memicu sakit kepala.
Food For Your Skin..
Jerawat, komedo, adalah beberapa diantara daftar masalah kulit yang selalu mengintai kita, dan berurusan dengan masalah kulit adalah salah satu hal yang paling sulit di dunia ini. Meskipun banyak orang berpikir bahwa jerawat dan noda hanya terjadi pada remaja, namun sebenarnya lebih dari 20 persen wanita di awal usia 20-an dan 30-an mengalami semacam ketidaksempurnaan wajah, terutama jerawat. Jerawat dan noda bekas jerawat seringkali hasil dari stres yang berlebihan, diet yang tidak tepat dan fluktuasi hormon.
Kebanyakan orang berasumsi perlu menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan kulit yang mulus atau bebas noda. Di sisi lain, orang yang membeli produk-produk mahal tak jarang yang mendapatkan kekecewaan besar karena uang terbuang dengan isa-sia. Faktanya adalah bahwa, yang memberikan hasil yang baik bukanlah harga, tapi unsur yang terdapat didalamnya. Jika Anda ingin menghindari perangkap yang disebabkan oleh masalah kulit yang sama. Pertimbangkan untuk melihat diet Anda, dan mengetahui makanan apa yang harus dimasukkan untuk mendapatkan kulit yang bersih.
Makanan Terbaik Untuk Kulit yang Cerah dan bersih
1 . Buah Anggur :
Anggur adalah buah yang sarat dengan manfaat kesehatan, termasuk untuk kulit yangbersih. Sangat ideal untuk mengkonsumsi anggur merah beserta bijinya, karena dalam biji ini mengandung antioksidan kuat yang mampu mengurangi infeksi kulit. Biji ini digunakan untuk mengobati psoriasis dan eksim. Anda dapat memakannya langsung atau bersama dengan keju.
2 . Brokoli :
Brokoli adalah sayuran nomer 1 dalam daftar top sayuran tinggi nutrisi didunia. Sayuran ini penuh dengan segala macam antioksidan dan vitamin A, Vitamin C, Vitamin B kompleks, Vitamin K dan Vitamin E. Semua vitamin ini berperan yang sangat penting untuk menjaga kulit agar bersih dan bercahaya. Anda dapat memakannya dikukus atau mentah bersama dalam salad. Satu lagi manfaat brokoli, yaitu sangat rendah kalori.
Secara umum, semua sayuran tinggi nutrisi sehat, termasuk serat, antioksidan dan rendah kalori. Dan tentunya juga sangat baik untuk kesehatan, khususnya kulit yang bersih, indah dan kencang.
3 . Beras merah :
Ketika kekurangan energi, beras merah adalah yang terbaik untuk dimakan. Hal ini Karena beras merah akan membuat Anda merasa lebih kenyang dan dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain manfaat gizi, ia juga terdiri dari magnesium, protein, vitamin B kompleks dan antioksidan – yang semua bermanfaat dalam menjaga kulit halus dan bebas noda.
4 . Alpukat :
Faktanya bahwa buah alpukat sarat dengan lemak baik, dan sangat populer dalam dunia diet. Buah ini juga mengandung vitamin C dan Vitamin E – yang keduanya berguna untuk menjaga kulit yang cerah, sempurna dan indah.
5 . Kacang dan biji-bijian :
Kacang tidak hanya terdiri dari berbagai macam jenis lemak sehat, tetapi juga mengandung selenium dan seng. Kedua nutrisi ini paling penting, dan kebanyakan orang seringkali kekurangan nutrisi ini dalam makanan mereka. Kekurangan selenium dan seng dapat menghasilkan kulit bersisik dan jerawat. Kacang Brazil, biji labu, biji bunga matahari dan almond adalah snack sehat sempurna pada malam hari, karena berisi banyak kalium, tembaga , vitamin E dan zat besi. Namun perlu diperhatikan bahwa, kacang tidak perlu kebanyakan garam atau digoreng dengan banyak minyak.
Selasa, 12 April 2016
Wajib Tahu Lima Tanda Osteoporosis
Kram, nyeri otot, dan sakit pada tulang merupakan salah satunya.
Masalah osteoporosis sering ditemui pada orang lanjut usia. Satu dari dua orang dengan usia 50 tahun lebih, bisa menderita penyakit ini.
Dilansir Parentherald, berikut ini tanda osteoporosis yang perlu diketahui, dan memperbaiki gaya hidup, agar tidak semakin memperburuk keadaan.
Patah tulang
Patah tulang yang terjadi beberapa tahun lalu, bisa jadi sebuah tanda buruknya kesehatan tulang. Terutama saat patah tulang biasa saja, bisa memberikan rasa sakit yang luar biasa.
Resesi gusi
Karena gigi terhubung dengan tulang rahang, gusi menjadi awal terjadinya resesi saat ada masalah di tulang. Penelitian menunjukkan bahwa tulang rahang berhubungan dengan kepadatan tulang bagian bawah
Kenali Gejala Flu Singapura
Penyakit infeksi kaki, tangan dan mulut (KTM) atau yang lebih akrab disebut flu singapura ini disebabkan oleh virus Coxsackievirus Tipe 16 (CV A16). Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi saat musim panas.
"KTM merupakan penyakit umum yang menyerang anak-anak usia dua minggu hingga 5 tahun, bahkan terkadang hingga 10 tahun," kata DR.dr.Rini Sekartini,SpAK dari RSCM pada VIVA.co.id, Rabu 13 April 2016.
Sedangkan pada orang dewasa, lanjut Rini, umumnya mereka kebal terhadap enterovirus. "Untuk penularan, biasanya melalui kontak langsung dari orang ke orang, yaitu lewat droplet, cairan hidung dan tenggorokan, air liur, tinja, cairan dari vesikel atau ekskreta," ujarnya menjelaskan.
Langganan:
Postingan (Atom)






